bottom


LHI student Expo (LSE) GOLDEN AGE OF ISLAM 2017

LHI STUDENT EXPO: AJANG PAMERAN & PRESENTASI HASIL BELAJAR SISWA

 (Bantul, 18 Feb 2017) Dalam rangka mengapresiasi hasil belajar siswa kelas 1 – 5, SDIT LHI menyelenggarakan kegiatan berjudul LHI Student Expo (LSE) yang ditujukan kepada orangtua wali siswa, manajemen, yayasan, guru, dan karyawan SDIT LHI. LSE kali ini mengusung tema Golden Age of Islam. Dalam tema kali ini, siswa kelas 1 - 5 belajar untuk meneladani spirit para ilmuwan di masa kejayaan Islam. Kegiatan ini turut mengundang kepala UPT Banguntapan, Drs. Muryanto dan pengawas sekolah, Bapak Sumidi, M.Pd serta para siswa dari sekolah lain yang masih berada dalam satu gugus dengan SDIT LHI (Gugus I UPT Banguntapan).

Pameran yang mengusung tema Golden Age of Islam ini diselenggarakan pada hari Sabtu, 18 Februari 2017 dan bertempat di komplek SDIT LHI. Bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan yaitu memberikan kesempatan berpartisipasi aktif kepada seluruh civitas akademika SDIT LHI terhadap proses pembelajaran yang berlangsung di SDIT LHI. Ada tiga keistimewaan yang berusaha ditampilkan oleh SDIT LHI dalam acara LSE ini, yakni yang pertama, terdapat presentasi di mana setiap siswa berkesempatan menunjukkan kemampuannya dengan unjuk karya, mulai dari menyiapakan stand di kelas masing-masing hingga mempresentasikan projectnya di hadapan para pengunjung. Kedua, dalam kesempatan ini orangtua dilibatkan secara langsung dalam proses penilaian karya dan capaian belajar siswa, sehingga selain meningkatkan sinergi antara orangtua dan sekolah, siswa juga akan memperoleh penilaian yang lebih authentic. Dalam hal ini, orangtua mendapatkan kesempatan penuh untuk memberikan assessment kepada seluruh peserta didik dari semua kelas. Yang ketiga adalah adanya proses penilaian yang dilakukan oleh pihak manajemen dan yayasan kepada guru yang terlibat dalam proses pembelajaran dan PBL secara on the spot, selama acara LSE berlangsung tanpa diketahui oleh pihak guru yang bersangkutan.

SDIT LHI mengusung kegiatan pembelajaran berbasis project yang disebut PBL (Project Based Learning), maka kegiatan kali ini merupakan fase terakhir pada fase 7M dalam PBL. Fase 7M tersebut yakni meliputi fase mengagumi, menghayati, meneliti, merealisasi, mengkolaborasi, dan memberi. Di mana setiap angkatan mengambil sub tema yang berbeda untuk menjalani setiap fase pembelajaran tersebut. Acara LSE ini merupakan bagian dari fase terakhir yakni memberi, di mana siswa diberikan kesempatan yang real untuk membagikan ilmunya kepada orang lain sehingga menjadi inspirasi sekaligus pembiasaan yang baik dalam keseharian. LSE berlangsung secara meriah dan diikuti oleh sekitar 270 siswa kelas 1 – 5. Dihadiri juga oleh sekitar 250 orangtua siswa yang akan mengapresiasi dan memberikan assessment terhadap hasil belajar putra putrinya, serta segenap karyawan dan guru SDIT LHI yang berjumlah sekitar 63 orang. “Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari civitas akademika SDIT LHI dan orangtua siswa. Besar harapan kami, acara ini dapat menjadi ajang belajar para siswa khususnya, dan para pengunjung pada umumnya bahwa pendidikan tidak hanya melulu soal menulis dan mengerjakan soal di dalam kelas. Dalam kegiatan ini siswa dituntut untuk benar-benar aktif dalam pembelajaran dimulai dari mengungkapkan ide hingga mengaplikasikannya dalam sebuah hasil belajar. Ke depannya semoga acara ini dapat terus berlangsung pada setiap fasenya sehingga semakin menginspirasi banyak pihak dan dapat dijadikan bahan evaluasi yang authentic dalam pembelajaran”, ujar ketua panitia LSE 2017, Asni Widiastuti, M.Pd. 

1

2

3

4

5

6

  • Thursday, 2 March 2017 |
  • Author: Admin Web


bottom